.quickedit{ display:none; }

Kamis, 30 Mei 2013

Keajaiban Air



Penelitian Ilmiah telah membuktikan kebenaran salah satu Firman Allah, dan menemukan alasan mengapa berdo'a dan berkata positif senantiasa dianjurkan.

Melalui penelitian tentang air yang dilakukan ilmuwan Jepang Dr.Masaru Emoto akhirnya dapat kita ketahui bahwa air pun ternyata HIDUP dan dapat memberikan respon yang positif ataupun negatif terhadap manusia. Penelitian ini patut diacungi jempol karena telah membuktikan ayat dalam Al Quran : “Dan kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup…” (Q.S Al Anbiya (21) :30).

Dr.Masaru Emoto berhasil mendapatkan foto kristal air pertama di dunia bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ilmuwan yang ahli dalam mikroskop). Foto kristal air ini didapat dengan cara membekukan air pada suhu -25 derajat celcius dan difoto dengan alat foto berkecepatan tinggi. Hasilnya adalah air ternyata mampu merespon terhadap kata-kata, gambar serta musik baik secara positif ataupun negatif.
Jika kita mengatakan pada air kata-kata “cinta dan terima kasih” maka hasil foto kristal airnya sungguh dahsyat yakni membentuk kristal air heksagonal yang indah. Sebaliknya, jika kita mengatakan pada air kalimat “kamu bodoh” maka tidak akan membentuk kristal bahkan gambarnya jelek sekali. Simak perbedaan fotonya berikut ini :

Kristal air yang terbentuk jika kita mengatakan
“kamu bodoh” :

Kristal air yang terbentuk jika kita mengatakan
“cinta dan terima kasih” :

Itulah sebabnya sekarang ini kita harus berahlak terhadap air karena dengan ahlak yang baik pada air berarti kita mengkonsumsi air yang akan berdampak baik pada tubuh kita, sebab air yang mampu membentuk heksagonal merupakan air yang mampu melunturkan racun-racun pada tubuh kita. Percobaan terhadap air tidak hanya dilakukan dengan kata-kata namun juga melalui musik. Ternyata musik klasik mampu merubah air membentuk kristal yang sangat indah sedangkan musik heavy metal justru membentuk air yang tidak baik.

Hal yang berkaitan dengan manfaat air sebagai penyembuhan spiritual juga mengagumkan. Foto berikut ini telah memperlihatkan kebesaran Allah, dimana air yang telah diberikan doa ternyata mampu membentuk kristal heksagonal yang sangat indah.

Gambar air SEBELUM diberi doa


 


 Gambar kristal air SESUDAH diberi doa :









AIR HEXAGONAL
Air mempunyai kemampuan untuk menyimpan energi dengan baik. Banyak penyembuh yang menggunakan air sebagai sarana penyembuhan. Caranya adalah dengan memasukkan / memproyeksikan energi penyembuhan, doa atau energi positif lainnya ke dalam air. Ada pula yang memberikan air dengan rendaman kristal.
Kesemuanya ini sebenarnya merupakan pemberdayaan dari air biasa menjadi air biasa menjadi air yang berkhasiat.
Dr. Masaru Emoto, seorang quantum physicist dari Hado Institute dari pengelihatannya, pada tahun 2003 menyatakan bahwa air akan sangat tanggap dan bereaksi bila terhadap air diucapkan  kalimat maupun pikiran. Reaksi yang berbeda terjadi pada pemberian ucapan dengan kalimat / pikiran positif maupun negatif.
Begitu juga air akan berbeda dalam menghadapi jenis musik.
Perbedaan ini terlihat dari adanya penambahan bentuk molekul yang terjadi di dalam air tersebut.
Apabila terhadap air diucapkan kalimat / pikiran positif, musik lembut, maka di dalam air tersebut terbentuklah kristal – kristal air yang berbentuk hexagonal (segi enam).

Sebaliknya bila terhadap air diucapkan kalimat / pikiran negatif, musik yang hingar bingar, maka sama sekali tidak terbentuk  kristal – kristal air bahkan bentuk molekul air menjadi kacau balau. Oleh karena itu, wajar pula air akan bereaksi positif terhadap doa. Air yang sudah diberi doa mengandung kristal air yang berbentuk hexagonal.
Air zamzam, air dari lourdes atau tempat – tempat suci lainnya dipercaya dan terbukti dapat menyembuhkan. Hal ini karena dipengaruhi oleh keadaan sekeliling yang penuh dengan gaung doa yang bagaimanapun akan membuat terbentuknya air hexagonal yang mempunyai daya penyembuhan.


Inilah keajaiban air yang sangat luar biasa. Ternyata air dapat mendengar dan molekulnya berubah bentuk (Luar biasa…!!!).
Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.
Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan.

Ketika dibacakan doa untuk kesembuhan didepan sebotol air maka terekam kristal seperti gambar di bawah ini :



 ketika diputarkan music simphony mozart, kristal muncul berbentuk bunga
  
ketika music heavy metal diperdengarkan, kristal akan hancur

Saat diungkapkan ‘war’, kpd kristal air (sebelah kiri), maka bentuk kristal ‘peace’ (kanan) tertabrak oleh benda mirip pswt (WTC pd 9 Sept). Gb direkam sblm kejadian.


Selanjutnya ditunjukkan kata ''malaikat' : terbentuk rantai dgn kristal hexagonal yg indah (gambar kiri) dan ketika ditunjukkan ata ''setan'' , kristal berbentuk buruk dgn bola api di tengah ()gambar kanan'.

 Kristal air yang direkam dari mata air yang masih jernih di Jepang

 Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan.
Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit. Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air.  

Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari.

Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas. Rasulullah saw. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah . Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.

Kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia.  Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari.Astagfirullohaladzim......

 Dengan penelitian ini, jelaslah sudah bahwa pengobatan alternatif melalui air yang telah diberi doa ternyata bisa memberikan kesembuhan kepada penyakit yang berat sekalipun. Jika dulu banyak orang beranggapan penyembuhan penyakit melalui air yang diberi doa adalah musrik maka oleh ilmu pengetahuan telah dibuktikan bahwa doa yang dibacakan pada air mampu merubah air tersebut menjadi air penyembuh. Jadi semua ini sejalan dengan ilmu pengetahuan.

Penelitian Dr.Masimoto inipun tidak hanya mencakup air melainkan juga makanan lainnya yang ternyata mampu memberikan reaksi positif dan negatif. Inilah rahasianya mengapa kita dianjurkan oleh agama untuk berdoa sebelum makan/minum. Doa yang baik ternyata akan mampu merubah air/makanan menjadi sesuatu yang baik bagi tubuh.

Penelitian ini sungguh menyadarkan kita bahwa ucapan, pikiran dan perbuatan yang tidak baik ternyata mampu mengalirkan energi negatif yang merubah segala sesuatunya menjadi tidak baik. Peristiwa tsunami di Aceh adalah bukti bahwa alam (air) telah merespon segala ketakutan, kemarahan, kesedihan rakyat aceh selama berpuluh-puluh tahun. Akibatnya adalah air merespon secara negatif dan berbalik menghantam mereka sendiri.

Untuk itu marilah kita berhati-hati! apalagi tubuh kita sendiri ternyata terdiri dari 70% air. Jika kita memiliki pikiran negatif maka air dalam tubuh kita juga akan membentuk pola yang negatif. Akibatnya malah bisa menimbulkan penyakit atau masalah lainnya. Tidaklah mengherankan jika stress ternyata memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap timbulnya penyakit.

Dengan penemuan yang brilian ini, kini saatnya bagi kita semua memiliki pikiran yang positif! Pikiran positif akan memancarkan gelombang energi dalam diri kita sendiri sehingga kesehatan akan semakin baik karena air dalam tubuh kita akan membentuk pola energi yang baik juga. Demikian gelombang energi positif ini akan mempengaruhi lingkungan sekitar kita hingga berdampak positif bagi kita. Hasilnya adalah kesuksesan hanya akan terjadi jika kita berpikiran positif! : rejeki tambah lancar, keluarga harmonis dll.

Dengan membiasakan diri berpikir positif, maka sesungguhnya kita akan mampu menghambat energi negatif yang akan menghantam kita, entah berupa penyakit, stress, sihir dll. Hal ini telah dibuktikan pula oleh Masimoto yaitu air yang telah diberi doa/kalimat positif ternyata masih tetap membentuk kristal meski kemudian diperdengarkan kata-kata negatif

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadits.

“Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (QS. Al Anbiya : 30).



*Dikutip dari berbagai sumber






















Minggu, 20 Januari 2013

Tentang Jarak dan Hati

Jarak...
Saya merasakan, bahwa jarak betul menguji kesabaran..
jarak bisa mendewasakan..
Jarak membuat hati yang pemarah menjadi luluh...
Jarak membuat hati yang terburu-buru menjadi sabar..
Ia luluh karena jarak telah membuatnya mengerti betapa ia membutuhkanmu di dekatnya. Membuatnya mengerti bahwa yang ia butuhkan adalah bersamamu. Hingga ia tak tahu lagi caranya marah saat jarak mengantarai.
Jarak membuatnya lebih sabar,
Sabar melangkah, sabar menunggu langkahmu agar jarak menjadi berkurang, agar lebih dekat., agar jarak yang mengantarai itu hilang...
Jarak membuatnya lebih dewasa,
Lebih mengerti tentang kehidupanmu, tentang keadaanmu, tentang segala keinginanmu, tentang hal-hal yang tidak kau sukai..
Jarak membuatnya melupakan ego, melupakan keangkuhan, membuatnya mengakui bahwa hal-hal indah adalah ketika bersama..
Benar, jarak memisahkan fisik, memisahkan tubuh..
Tapi, jarak mampu mendekatkan hati, mendekatkan batin, menguatkan komitmen..
Jarak ternyata hadir untuk saling menguatkan, untuk saling merindukan..
Mungkin karena itulah sehingga selalu ada penyambutan yang spesial saat mereka yang pernah terpisah, bertemu kembali.....

        Intinya, jarak itu hanya memisahkan fisik bukan hati.
      Jarak tak berarti apa-apa ketika dua   hati saling     

      percaya...

Sabtu, 19 Januari 2013

Hidup Bagaikan Cermin

Cermin memantulkan apa yg Anda berikan padanya secara sempurna.
Jika Anda tersenyum pada cermin, cermin akan memantulkan senyuman Anda.
Jika Anda menangis pada cermin, cermin akan memantulkan tangisan Anda.
Jika Anda menunjukkan kebengisan pada cermin, cermin akan memantulkan wajah bengis Anda.
Cermin akan memantulkan gemuk kurus, hitam putih, tinggi pendeknya diri Anda.
Apa yg Anda berikan pada hidup, hidup akan mengembalikannya pada Anda.
Jika Anda tersenyum pada hidup, hidup akan tersenyum pada Anda juga.
Jika Anda cemberut pada hidup, hidup akan cemberut pada Anda juga.
Jika Anda berbuat kebaikan, hidup akan mengembalikan kebaikan pada Anda juga.
Jika Anda melakukan kekerasan dan kejahatan, hidup akan mengembalikan kekerasan dan kejahatan pada Anda juga.
Jika Anda bermurah hati dan mengasihi sesama, hidup akan bermurah hati dan mengasihi Anda juga.
Jika Anda egois dan merugikan sesama, hidup akan bersikap egois, pelit dan merugikan Anda juga.
Ingatlah, apa yg Anda tabur, maka itu juga yg anda tuai.
“Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk TUHAN, dan jika kita mati, kita mati untuk TUHAN. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik TUHAN.”

Copas

Bugis Water Park Adventure, Wahana Rekreasi Bernuansa Lokal Berkelas Dunia



Welcome to Bugis Water Park
MediaKalla.Com – Suku Bugis sejak dahulu dikenal melalui  peradabannya yang kaya. Peradaban tersebut terlihat dalam hal upacara adat, kesenian, etika dan peninggalan peninggalan budaya yang lain. Namun dewasa ini, ada fenomena yang mengkhawatirkan ditengah masyarakat kita. Tidak hanya suku Bugis tapi juga hampir disetiap komunitas masyarakat di Indonesia. Bahwasanya pengaruh globalisasi yang dewasa ini semakin menggurita mengancam eksistensi budaya Bugis. Tanpa ada upaya pelestarian, tampaknya nilai nilai luhur suku Bugis hanya akan tinggal cerita dimasa depan.
Inilah yang melatarbelakangi pendirian Wahana Rekreasi Bugis Water Park Adventure. Sebuah wahana rekreasi yang berusaha menggabungkan konsep nilai nilai luhur Bugis dengan konsep modern. Hal ini terlihat pada tiga zona utama di Bugis Water Park yang menggunakan bahasa Bugis yaitu, Alabuang (Pelabuhan), Kampong Rilau (Desa Nelayan) dan Goa Batu Kalibampa (Goa Batu dan Kupu Kupu). Selain itu, sejumlah wahana juga diberi nama Bahasa Bugis seperti Matanre (freefall), Pipa Wae (Aquatube), Mattulili (bodyslide), Mapettang (blackhole), Malippuno (rafting slide), Tappasorong (multislide), Wae Massolo (kolam arus), Kollang Piji’ (whirlpool), Kolllang Ana’ Ana’ (kidspool) dan Kollang To’loppo (main pool). Selain pemberian nama semua tempat dengan Bahasa Bugis, PT. Baruga  Asrinusa Development sebagai pengembang juga akan membangun toko merchandise  souvenir khas Bugis Water Park.
Wahana Rekreasi Air Kelas Dunia
Bugis Water Park Adventure di proyeksikan bukan hanya menjadi wahana rekreasi lokal tapi juga sebagai salah satu yang terbesar dikawasan Indonesia Timur yang memiliki reputasi dunia. Oleh karena itu sejak awal pembangunannya, PT. Baruga Asrinusa telah menggandeng penyedia alat dan teknologi permainan air kelas dunia, Polin Water Park and Pool System yang berbasis di Turki. Perusahaan ini, menurut Marketing Manager Bugis Water Park Adventure Erni Asaad merupakan pabrik penyedia teknologi water park yang telah menangani proyek serupa disejumlah negara di dunia. Sebagai bukti, Polin telah menangani water park di 7 negara di benua Amerika, 730 proyek di 33 negara Eropa, 150 proyek di 10 negara di Afrika  dan 95 proyek di 25 negara di Asia dan Australia.
Kerja sama dengan Polin ini dipastikan menjadikan wahana Bugis Water Park memiliki sistem peralatan teknologi dan peralatan yang berstandar internasional. Bahkan untuk memastikan alat dan teknologi yang dipasang benar benar aman buat pengunjung, PT. Baruga telah mendatangkan lima orang supervisor langsung dari Polin Turki untuk mengawasi proses pemasangan alat tersebut. Inilah yang membedakan wahana rekreasi ini dengan yang ada sebelumnya. Bahwa Bugis Water Park Adventure benar benar berkelas dunia.
Fasilitas
Ada sekitar 10 wahana permainan air dan fasilitas pendukung telah disiapkan untuk mendukung kenyamanan pengunjung Bugis Water Park Adventure. Secara keseluruhan, wahana permainan ini 90% telah rampung dan sisanya akan segera rampung sebelum peresemiannya pada tanggal 27 Mei 2012  bertepatan tanggal Hari Ulang Tahun Bukit Baruga yang ke-20.
Ke 10 wahana tersebut  yakni free fall, aqua tube, body slide, black hole, rafting slide, multi slide, kolam arus, whirl pool, kids pool dan main pool. Semua wahana ini terbagi dalam tiga bagian utama yakni Pelabuhan, Desa Nelayan dan Goa Batu.
Beberapa fasilitas pendukung yang akan melengkapi wahana ini antara lain bar and lounge untuk memesan minuman, kamar ganti yang dilengkapi handuk, aqua duck, dan ban/pelampung. Khusus untuk ban pengunjung harus menyewanya. Namun jangan khawatir soal harga, sangat reasonable untuk sebuah tempat rekreasi di tengah kota. Bahkan bagi pengunjung yang datang secara rombongan akan mendapatkan diskon khusus.
Tempat Yang Pas Untuk Berbagai Acara Rekreasi
Selain sebagai ikon baru rekreasi air di Makassar, Bugis Water Park juga dipersiapkan sebagai tempat pelaksanaan berbagai acara keluarga (family gathering) maupun sebagai tempat rekreasi dengan sesame rekan bisnis (corporate gathering). Bahkan untuk acara acara kumpul kumpul kalangan pelajar dan mahasiswa pun sangat pas. Intinya, setiap kalangan atau komunitas yang ingin having fun (bersenang senang), tempat sangat layak direkomedasikan. Bahkan ada paket spesial dari pengelola untuk setiap mereka yang datang beserta rombongan. Program promosi ini diharapkan akan meramaikan Bugis Water Park. [mk]

Benar, Hanya Dia...

Hujan....
Pada rinai yang turun kali ini, kutunjukkan air mata..
bukan karena rapuhnya hati terhadap sesuatu yang menyesakkan, namun karena melihat keagungan-Nya pada setiap nafas yang kunikmati...
Dia selalu ada, bahkan dalam keadaan apapun..
Kepada-Nya aku berlari, mengadu, bercerita,
meluapkan segala hal yang tak mungkin kuceritakan pada ciptaannya (manusia)
Dia tetap merangkul, mengasihi, menyayangiku...
Meski sangat aku sadari, terlalu banyak penyimpanganku dari firman-Nya

Ketika aku jatuh, terpuruk, berada di titik terendah kehidupan..
ketika aku bukan siapa-siapa, diacuhkan, tak dianggap..
ketika aku merasa sendiri, tak ada siapa-siapa
ketika aku merasa tak dimengerti oleh siapapun..
Dia tetap bersamaku, menunggu aku mengadu pada-Nya
menunggu aku menyadari kepada siapa aku harus bercerita
di mata siapa aku harus menjadikan diriku terlihat berarti dan memiliki derajat
menunggu aku menyadari kepada siapa semestinya aku terus bergantung..
Kepada siapa semestinya aku berharap agar tak kutemui kecewa..
Janji siapa yang semestinya aku percaya..
Perkataan siapa yang sungguh tak pernah keliru,
Keinginan siapa yang seharusnya senantiasa aku turuti,
Larangan siapa yang harus aku dengarkan...
Semua tertuju pada-Nya..
Dia sebaik-baik tempat mengadu..
Dia Yang Maha Tahu
Dimata-Nya manusia harus terihat memiliki derajat
Kepada_Nya semua makhluk bergantung
Kepada-Nya sebaik-baik kita berharap
Janjinya yang selalu benar...
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya

Dan Kepadanya semua berdo'a,
Memohon ampun....
Mensyukuri apa yang aku miliki, apa yang telah Dia berikan...
Meski lahir batin aku menyadari bahwa diriku terlalu kotor, tapi nikmat dan karunia-Nya tak pernah putus.....
Subhalallah, walhamdulillah, wa Lailaha illallah, wallahu Akbar, Astagfirullah....

Selasa, 15 Januari 2013

Cerita Sepenggal Waktu

Sepertinya ini akan berat...
tapi seperti katamu, ini harus dilalui...

Aku dengan jalanku
Kamu pun dengan jalanmu..

Masing-masing kita melangkah dan berjuang di jalan kita

Pasti ada yang berbeda, pasti terasa asing...
Pasti akan muncul kebiasaan-kebiasaan baru,
Aku tanpa kamu, kamu tanpa aku...
Biarlah tak ada "kita" dalam sepenggal waktu ini
cukup "aku" untukku, cukup "kamu" untukmu...

Jika kedua mata harus berkaca-kaca,
biarkan saja...
jangan halangi air mata itu
Setelah itu, kumpulkan kembali senyum yang ada
letakkan pada bingkisan indah..

Dalam sepenggal waktu ini,
cukup indahkan masing-masing diri kita,


Kelak,
Sesuai janji Tuhan kita, jiwa yang baik akan dipersatukan dengan jiwa yang baik pula..
Kita akan sampai pada satu titik yang sama
dengan membuka bingkisan senyum yang kita kumpulkan saat di jalan yang berbeda...
Akan kembali lagi "Kita" yang pernah hilang di sepenggal waktu yang lalu..
bukan aku tanpa kamu, bukan kamu tanpa aku..
tapii tentang kita..
jalan kita, langkah kita, hidup kita.....

*Nurul Fitriyanti,
Selasa, 15 Januari 2013
@ Bedroom, dengan irama rintik hujan....