.quickedit{ display:none; }

Minggu, 25 Desember 2011

Catatan SMA (Jilid 1)

Ingat masa-masa SMA..
betul-betul ABG, apalagi masa itu adalah awal mula maraknya teknologi..
mau foto, tinggal jepret...
jepret sendiri dengan gaya narsis..
<==== kayak foto di samping ini....
hehhe, lucu...
kemana-mana, momen apapun, pasti selalu didokumentasikan..
Senyum sana, senyum sini, pastinya ke arah
kamera...........   klik deh..






                      Kalau yang satu ini =====>
beda lagi ceritanya,,
ini adalah foto yang tidak direncanakan,
31 Oktober 2007, moment yang tidak akan pernah terlupakan,
Hari itu teman-teman dan Wali Kelas Tersayang, Nursayamsi, merayakan Ulang tahunku untuk kedua kalinya di Sekolah (Kampus Putih),
Terima Kasih semuanya............. ^_^




Nah, yang disebelah ini adalah sahabat-sahabatku..
salah satu inspirasi dalam hidupuku..
I love u so much YuFall...
fotonya diambil saat acara perpisahan, masih jadul yaa gayanya... hehehe
Satu hal yang selalu teringat saat melihat seragam ini, seragam khusus buat kami yang dibuatkan oleh Alm. Mamaku...
di Moment ini kami seperti orang-orang penting, tentu saja karena saat itu semua hadirin pada acara tersebut memperhatikan kami yang tampil beda dengan lainnya,, hehe



Kalau yang ini, moment saat pementasan drama kelas..
Karena kekurangan aktor cowok, maka korbanlah teman-teman cewek, yaaa !! mereka didandani bag seorang tentara tangguh.. hehhehe

Momentum yang akan selalu kami ingat...








 Untuk saat ini cukup sampai di sini dulu catatan SMA ku yang sebenarnya tak habis dibahas...
See U next time...

Rabu, 21 Desember 2011

SELAMAT HARI IBU

Kasih Ibu kepada Beta.. tak terhingga sepanjang masa..
hanya memberi tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia..
Terima Kasih Ibu





Selamat Hari Ibu, mama....
segala bentuk cinta dan kasih sayang kuberikan Ma,
cintamu,kasih sayangmu.. adalah hal terindah yang pernah kumiliki..
ketulusanmu, pengorbananmu, benar tak mampu ku balas..
 ......................


Sembilan bulan Ibu mengandung
Ia melahirkan kita ke dunia
siang dan malam Ibu menyusui
tiada merasa lelah dan letih
KASIH SAYANGNYA, CINTA KASIHNYA
SEPANJANG MASA
KASIH SAYANGNYA, CINTA KASIHNYA
TAK TERBALAS EMAS PERMATA...
Surga di telapak kaki Ibu,
itulah hadis Nabi Muhammad
bila kita berbakti padanya di akhirat mendapat surga
Surga di telapak kaki Ibu,
itulah hadis Nabi Muhammad
bila kita berdosa padanya, di akhirat mendapat siksa...



LOVE U MAMA
MISS U
^_^













Jumat, 16 Desember 2011

Ayah

Di mana akan kucarii..

aku menangis seorang diri

hatikuu slalu ingin bertemu..

untukmu aku bernyanyi
.......

Untuk ayah tercinta
aku ingin bernyanyi
walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah
aku ingin berjumpa
walau hanya dalam mimpi...
.......

Lihatlah hari berganti

namun tiada seindah dulu

hatikuu slalu ingin bertemu

untukmu aku bernyanyii
............


.... Haru rasanya mendengar lagu di atas...
seolah hanyut dalam kisah itu,
Masih sangat jelas suara ayah terngiang di telingaku
Masih kucium aroma tubuhnya
Masih jelas sosok rupanya

Kehilangan ayah menghantam rasaku
ketiadaannya berarti ketiadaan orang tuaku seutuhnya..
Tak ada Ayah, tak ada Mama..
Tak ada lagi cinta tulus dalam genggamanku
telah pergi, pergi ke dunia barunya...

Sekejap kerinduanku pada kampung halaman seolah memudar
tak ada lagi semangatku di sana
Tak sanggup aku menginjakkan kaki di rumah yang bertahun-tahun kami tempati
di sana hanya kenangan,
tak ada lagi suara Mama yang menyambut kedatanganku, ataupun senyum Ayah yang melihat kami berkumpul..
tidak ada lagi...

Melewati rumah itu membuatku sesak,
rasa rindu yang tak akan pernah terobati..
mimpi-mimpiku untuk berkumpul di rumah itu tak akan pernah menjadi kenyataan..

Benar, meski mereka tiada, hidupku tetap berjalan
Seperti lirik lagu itu    hari berganti namun tiada seindah dulu........


Rabu, 14 Desember 2011

.... Proposal ooo Proposal......

... Hari ini mendung !!!
Bangun pagi disambut dengan cuaca mendung, ini membuatku malas...
tak secerah hari kemarin...
Gelap, dingin, tak ada selimut..
kasihan,

setelah mata terbuka lebar,
wow... ternyata satu hal tidak berubah !!
senyum manis Sang Proposal tetap berada di posisinya, ya...! di pikiranku...
Niat semula yang ingin tidur lagi, sepertinya tak akan kesampaian..
rasa ngantuk sudah berhamburan,
ini mungkin yang dikatakan " keinginan tiada sejalan dengan kenyaaan" (ngutip lagunya KERISPATIH)

Aduh, kelabakan lagi mikirnya,
harus mulai dari mana ??
bukan, ini bukan masalah posisi tulisan,
bukan juga, bukan masalah kata pertama,
yaa..., iya itu !!!   ide apa yang harus aku tuangkan pertama kali..
Yaa Allah, inikah dilema ???

Melihat teman-teman keluar masuk kantor jurusan,
bertemu dengan dosen ini, dosen itu...
konsultasi judul,
aku kapan ?

Kata-kata konsultasi, proposal, Acc,, adalah kata yang paling menyita pikiranku saat ini.
Tapi tak mau asal setor, semuanya harus disusun dulu dalam pikiran sebelum tersusun rapi sesuai prosedur..
akhh, kadang prosedur melambatkan langkahku..
Teman-teman, tunggu tanggal mainnya.. aku mulai melangkah..
Proposal ooo Proposal...........

Selasa, 13 Desember 2011

Jika Bertemu....


Jika kau bertemu dengan seorang sahabat
Sayangilah ia sebab ia kau mampu bercerita

Jika kau bertemu dengan orang yang pernah membuatmu tersenyum
Berterima kasihlah, sebab ia menaburimu kasih sayang

Jika kau bertemu dengan orang yang pernah kau cintai
Sapalah, sebab ia pernah menyayangimu di sebagian waktumu

Jika kau bertemu dengan orang yang menghadirkan air matamu
Bersikaplah sopan, sebab ia kau mampu meluapkan tangismu

Jika kau bertemu orang yang pernah salah paham
Bicaralah, sebab tak banyak kesempatan meluruskan kesalahpahaman

Jika kau bertemu dengan orang yang memberimu luka
Maafkanlah, sebab ia kau mengerti artinya sakit

Jika kau bertemu dengan orang yang pernah pergi tanpa pamit
Sambutlah, sebab ia kau mengerti rasa kehilangan
Meski tak ada lagi ruang di hatimu, setidaknya masih ada ruang di hidupmu

Jika kau bertemu dengan orang yang membuatmu kecewa
Tersenyumlah, sebab ia membuatmu setapak lebih kuat

Jika kau bertemu orang yang memberimu rindu
Bersyukurlah, sebab ia memberimu ruang untuk bersua

Jika kau bertemu orang yang kau harapkan
Jagalah, sebab dengan itu kau akan merasa hebat

Jika pada akhirnya kau harus kehilangan,melepaskan, dan merelakan
Kau akan mengerti betapa berartinya sedetik waktu
Memberimu waktu menikmati tangis dan luka
Hingga akhirnya membuatmu tersenyum senantiasa bersyukur
Membuatmu lebih kuat dari kemarin
Menjadikanmu pemenang atas ego
Bukankah membahagiakannya adalah keinginanmu ????
Meskipun bukan denganmu,

Berterima kasihlah padanya
Sebab ia kau mampu bahagia dengan kebahagiaannya...........

* @ badroom,, menikmati rinai hujan#

Bunda

Kubuka album biru
penuh debu dan usang
kupandangi semua gambar diri 
kecil bersih belum ternoda
..................
Pikirku pun melayang
dahulu penuh kasih
teringat semua cerita orang tentang riwayatku
.................
Kata mereka diriku slalu dimanja
kata mereka diriku slalu ditimang
.................
Nada-nada yang indah
slalu terurai darinya
tangisan nakal dari bibirku
tak kan jadi deritanya
..................
Oh Bunda ada dan tiada
dirimu kan slalu ada di dalammm.. hatiku......

tangan halus dan suci
tlah mengangkat tubuh ini
jiwa raga dan seluruh hidup
rela dia berikan....

Bunda

Kubuka album biru
penuh debu dan usang
kupandangi semua gambar diri 
kecil bersih belum ternoda
..................
Pikirku pun melayang
dahulu penuh kasih
teringat semua cerita orang tentang riwayatku
.................
Kata mereka diriku slalu dimanja
kata mereka diriku slalu ditimang
.................
Nada-nada yang indah
slalu terurai darinya
tangisan nakal dari bibirku
tak kan jadi deritanya
..................
Oh Bunda ada dan tiada
dirimu kan slalu ada di dalammm.. hatiku......

tangan halus dan suci
tlah mengangkat tubuh ini
jiwa raga dan seluruh hidup
rela dia berikan....

Bunda

Kubuka album biru
penuh debu dan usang
kupandangi semua gambar diri 
kecil bersih belum ternoda
..................
Pikirku pun melayang
dahulu penuh kasih
teringat semua cerita orang tentang riwayatku
.................
Kata mereka diriku slalu dimanja
kata mereka diriku slalu ditimang
.................
Nada-nada yang indah
slalu terurai darinya
tangisan nakal dari bibirku
tak kan jadi deritanya
..................
Oh Bunda ada dan tiada
dirimu kan slalu ada di dalammm.. hatiku......

tangan halus dan suci
tlah mengangkat tubuh ini
jiwa raga dan seluruh hidup
rela dia berikan....

Sabtu, 22 Oktober 2011

Seputih Melati



Melati tak pernah berdusta dengan apa yang ditampilkannya.
Ia tak memiliki  warna dibalik warna putihnya..
Ia juga tak pernah menyimpan warna lain untuk berbagai keadaannya,,
Apapun kondisinya,panas,hujan,terik ataupun badai yang datang ia tetap putih.
Kemanapun dan dimanapun ditemukan,melati selalu putih
Putih bersih,indah berseri di taman yang asri

Pada debu ia tak marah,meski jutaan butir menghinggapinya
Pada angin ia menyapa,berharap sepoinya membawa serta debu-debu itu agar Ia tetap putih berseri
Karenanya,melati ikut bergoyang saat hembusan angin menerpa
Ke kanan ia ikut,ke kiri pun ia ikut
Namun ia tetap teguh pada pendiriannya,,
Karena kemanapun ia mengikuti arah angin, ia akan segera kembali pada tangkainya

Pada hujan ia menangis, agar tak terlihat matanya meneteskan air di antara ribuan air yang menghujani tubuhnya
Agar siapapun tak pernah melihatnya bersedih,
Karena saat hujan berhenti menyirami,bersamaan itu pula air dari sudut matanya yang bening itu tak lagi menetes...
Sesungguhnya ia senantiasa berharap hujan kan selalu datang,
Karena hanya hujan yang mau memahami setiap tetes airmatanya...
Bersama hujan ia bisa menangis sekeras-kerasnya,untuk mengadu,saling menumpahkan air mata dan merasakan setiap kegetiran..
Karena juga,hanya hujan yang selama ini berempati terhadap semua rasa dan asanya
Tetapi,pada hujan juga ia mendapati keteduhan,dengan air nya yang sejuk

Pada tangkai ia bersandar,agar tetap meneguhkan kedudukannya,
Memeluk erat setiap sayapnya,
Memberikan kekuatan dalam menjalani kewajibannya menserikan alam..
Agar kelak, apapun cobaan yang datang ia dengan sabar dan suka cita merasai,
Bahkan menikmatinya sebagai bagian dari cinta dan kasih Sang Pencipta
Bukankah tak ada cinta tanpa pengorbanan ?
Adakah kasih sayang tanpa cobaan ?

Pada dedaunan ia berkaca,
Semoga tak merubah warna hijaunya,
Karena dengan hijau daun itu ia tetap sadar sebagai melati harus tetap berwarna putih..
Jika daun itu tak lagi hijau, atau luruh oleh waktu, kepada siapa ia harus meminta koreksi atas cela dan noda yang seringakali membuatnya tak lagi putih..


Pada bunga lain ia bersahabat,
Bersama bahu membahu menserikan alam
Tak ada persaingan, tak ada perlombaan menjadi yang tercantik,
Karena masing-masing memahami  tugas dan peranannya..
Tak pernah melati iri menjadi mawar,dahlia,anggrek atau lili, begitu juga sebaliknya,
Tak terpikir melati berkeinginan menjadi merah atau kuning,karena ia tahu semua fungsinya sebagai putih...

Pada matahari ia memohon,tetap berkunjung di setiap pagi mencurahkan sinarnya yang menghangatkan,
Agar hangatnya membaluri setiap sel tubuh yang telah beku oleh pekatnya malam,
Sinarnya yang menceriakan,bias hangatnya yang memecah kebekuan,
Seolah membuat melati merekah dan segar di setiap pagi,
Terpaan sinar mentari,
Memantulkan cahaya kehidupan yang penuh gairah,
Pertanda melati siap mengarungi hidup,
Setidaknya untuk satu hari ini hingga menunggu mentari esok kembali bertandang...

Pada malam ia berbagi,
Menebar aroma semerbak mewangi nan menyejukkan setiap jiwa yang bersamanya,
Indah menghias harumi semua taman yang disinggahinya,
Melati tak pernah terlupakan untuk dosertakan,
Atas nama cinta dan keridhoan pemiliknya, ia senantiasa berharap tumbuhnya tunas-tunas melati baru,
Agar kelak meneruskan peranannya sebagai bunga yang putih,
Yang tetap berseri di semua suasana alam...

Pada unggas ia berteriak,
Terombang-ambing menghindari paruhnya atas tak segera pupus..
Mencari selamat dari cakar-cakar yang merusak keindahannya,
Yang mungkin merobek layarnya dan juga menggores luka di putihnya...

Dan pada akhirnya,
Pada Sang Pemilik Alam ia meminta,
Agar dibimbing dan dilindungi selama ia diberikan kesempatan untuk melakoni setiap perannya,
Agar dalam berperan menjadi putih,tetap diteguhkan pada warna aslinya,
Tidak membiarkan apapun merubah warnanya,
Hingga masanya mempertanggungjawabkan semua waktu,peran,tugas dan tanggungjawabnya,
Jika pada  masanya ia harus jatuh,luruh ke tanah,
Ia tetap sebagai melati, seputih melati..
Dan orang memandangnya juga seperti melati....

Awal Kisah


Kemarin masih ada harap kutitip pada mentari agar selalu hadir kala pagi
Kemarin masih ada rindu kukalungkan pada bintang
Hingga ia selalu menghias kala malam

Kemarin masih mampu kutepis airmata
Melukis senyum menabur tawa
Namun waktu bersamamu telah sampai pada batasnya

Ia membawa kisah kita pada titik akhir
Menyulap cerita menjadi kenangan
Serasa denyut terhenti di titik nadir
Pikirku tak lagi terjamah oleh angan

Redup lilin yang kujaga di tiap waktu
Pupus membeku asaku, tak lagi ada cahaya
Terbuka pelupuk mataku
Namun seolah gelap

Ada hal yang tak mampu kurengkuh
Namun sulit tuk kulepas

Hari ini tak ada lagi titip harap di setiap pagi
Tak ada lagi rindu kukalungkan pada bintang
Ia pergi,kulepas,tak kuharap...
Kecewa, ini awal sebuah kisah....