.quickedit{ display:none; }

Jumat, 16 Desember 2011

Ayah

Di mana akan kucarii..

aku menangis seorang diri

hatikuu slalu ingin bertemu..

untukmu aku bernyanyi
.......

Untuk ayah tercinta
aku ingin bernyanyi
walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah
aku ingin berjumpa
walau hanya dalam mimpi...
.......

Lihatlah hari berganti

namun tiada seindah dulu

hatikuu slalu ingin bertemu

untukmu aku bernyanyii
............


.... Haru rasanya mendengar lagu di atas...
seolah hanyut dalam kisah itu,
Masih sangat jelas suara ayah terngiang di telingaku
Masih kucium aroma tubuhnya
Masih jelas sosok rupanya

Kehilangan ayah menghantam rasaku
ketiadaannya berarti ketiadaan orang tuaku seutuhnya..
Tak ada Ayah, tak ada Mama..
Tak ada lagi cinta tulus dalam genggamanku
telah pergi, pergi ke dunia barunya...

Sekejap kerinduanku pada kampung halaman seolah memudar
tak ada lagi semangatku di sana
Tak sanggup aku menginjakkan kaki di rumah yang bertahun-tahun kami tempati
di sana hanya kenangan,
tak ada lagi suara Mama yang menyambut kedatanganku, ataupun senyum Ayah yang melihat kami berkumpul..
tidak ada lagi...

Melewati rumah itu membuatku sesak,
rasa rindu yang tak akan pernah terobati..
mimpi-mimpiku untuk berkumpul di rumah itu tak akan pernah menjadi kenyataan..

Benar, meski mereka tiada, hidupku tetap berjalan
Seperti lirik lagu itu    hari berganti namun tiada seindah dulu........


Tidak ada komentar:

Posting Komentar